Lagi! Jika Ingin Membeli Franchise, Ini Catatannya

Bisnis franchise memang sedang mengalami perkembangan yang luar biasa. Tumbuh suburnya merek-merek baru, dan semakin masifnya perkembangan brand-brand existing adalah signal yang sangat positif untuk industri ini ke depannya. Apalagi dengan dibukanya era Masyarakat ekonomi ASEAN, saya yakin grafiknya akan membumbung tinggi.

Di sini, kecermatan dan kecerdasan franchise buyers diuji. Apa pasal? Tidak semua franchise akan sesuai impian dan ekspekstasi anda. Perlu adanya pendalaman dan perhatian serius sebelum Anda benar-benar memutuskan memilih merek A, B, atau C.

Penting saya ingatkan kembali, kerjasama franchise nantinya harus bisa diandalkan untuk kerjasama jangka panjang dan bisa dipertanggungjawabkan.

Ada beberapa delapan (8) catatan yang perlu diperhatikan sebelum Anda memutuskan untuk mengambil franchise.

  1. Apakah usahanya sudah proven/menguntungkan? Berapa lama usiannya? Hal ini sangat penting pasalnya ada beberapa business opportunity yang baru berusia seumur jagung sudah mulai mengembangkan peluang usaha dengan mengatasnamakan franchise.
  2. Anda sebaiknya melihat prospek bisnisnya dalam jangka panjang serta melihat dari analisa bisnis yang dipaparkan. Pastikan bisnis yang akan Anda ambil bukan bisnis musiman artinya usaha tersebut terus bisa bertahan dan bertumbuh di masa mendatang.
  3. Tanyakan berbagai keuunggulan dan uniqeness dari franchise tersebut. Hal ini penting untuk mengantisipasi adanya persaingan dengan bisnis sejenis.
  4. Anda juga bisa mendatangi langsung kantor pusatnya untuk memastikan apakah franchise/BO tersebut bisa dipercaya atau tidak. Hal ini sangat penting berkaitan dengan kesiapan franchisor apakah mereka siap berkomitmen untuk mensupport bisnis franchisenya dalam jangka panjang. Selain itu tentu Anda bisa lihat bagaimana organisasi franchisenya, system, SDM, Fasilitas, dll.
  5. Sebaiknya Anda luangkan waktu untuk mendatangi  prototype outlet franchisor tersebut, untuk mengenal bisnis tersebut lebih dalam baik dari sisi customer services, produk, melihat jumlah pengunjung, lokasi usaha atau display produk, dll.
  6. Lakukan investigasi kepada franchisee/mitra yang sudah berjalan. “Tongkrongin” outlet yang ada untuk melihat dan memprediksi tingkat penjualan outlet tersebut. Apakah sesuai proyeksi keuangan yang disampaikan sesuai dengan kenyataan dilapangan. Bahkan ada kejadian calon franchisee sampai meminta melihat penjualannya dari “cash register” (jika diperbolehkan).
  7. Cari tau juga karakter owner dari franchise tersebut untuk memastikan komitmen mereka didalam menjalankan bisnis franchise dalam jangka waktu yang panjang.

Tentu catatan singkat diatas dapat membantu calon franchisee dalam memutuskan membeli usaha franchise. Jangan terburu nafsu melihat proyeksi keuangan yang disampikan franchisor. Investigate Before Investing, langkah awal Anda sukses di bisnis Franchise. Selamat Berbisnis!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *